Timnas Sepak Bola Perempuan di Indonesia

Sepak bola merupakan cabang olahraga yang paling banyak diminati oleh masyarakat dari segala penjuru dunia, terutama di Indonesia. Olahraga yang menggunakan sebuah bola berbentuk bulat yang dimainkan oleh dua tim yang berjumlah 11 pemain, atau kita sering menyebutnya dengan tim kesebelasan.

FIFA merupakan organisasi dunia yang mengatur sepak bola itu sendiri. Untuk Indonesia, organisasinya adalah PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia) yang berdiri tanggal 19 April 1930.

Untuk aturan mainnya sendiri, sepak bola memerlukan waktu 90 menit dalam satu pertandingan masing-masing 45 menit dengan dua babak dan extra time (babak tambahan) di setiap akhir dari babak, dan satu wasit inti dengan 2 asisten wasit / hakim garis.

Sebelum bertanding, pemain harus berjabat tangan dengan semua yang ada dilapangan dan berfoto menghadap ke arah penonton dan biasanya akan menyanyikan Anthem Song bersama-sama.

Setelah itu baru lah kedua kapten tim dipertemukan untuk diberitahu untuk fair play dan pemilihan bola dan lapangan. Untuk pakaian sendiri, pemain menggunakan jersey setiap tim (ada home dan away) tergantung lagi bermain di tempat siapa, kaos kaki, dekker, sarung tangan (untuk kipper), dan tidak boleh menggunakan perhiasan seperti antingan, gelang, dan kalung agar tidak menggangu pergerakan dari pemain.

Dengan tujuan untuk berlomba memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak banyaknya, menjadikan olahraga ini seru untuk dimainkan maupun ditonton.
Olahraga ini pasti identik dengan laki-laki, padahal ada juga beberapa klub sepak bola perempuannya kok.

Salah satunya adalah Timnas (Tim Nasional) sepakbola Putri. Mereka juga tidak mau kalah nih sama Timnas Putra yang pernah berpartisipasi di kejuaraan SEA Games. Beberapa srikandi Indonesia di SEA Games 2019, yaitu:

Norffince Boma (Kiper), Prihatini (Kiper), Riska J (Kiper),
Ade Mustikiana (Pemain bertahan), Berlyan (Pemain bertahan), Safira I (Pemain bertahan),
Anggi Puspita (Gelandang), Rani Mulyasari (Gelandang), Zahra Muzdalifah (Gelandang),
Dewi Tia (Penyerang), Febriana K (Penyerang),
dan masih banyak lagi.

Timnas putri Indonesia juga sudah banyak menorehkan prestasi, di antara lain adalah SEA Games, Piala AFC (Asian Football Confederation), Piala AFF (Asean Football Federation), dan masih banyak lagi kejuaraan yang diikuti oleh timnas putri yang mengharumkan nama Indonesia dan membawa ke kancah Internasional. Betapa bangganya kita sebagai masyarakat Indonesia dengan perjuangan mereka.

Memang untuk sekarang, timnas putri Indonesia jarang terdengar lagi kabarnya, bukan berarti bubar atau tidak ada lagi aktivitas, mari kita tunggu lihat saja nanti kejutan apalagi yang akan diberikan oleh para srikandi Indonesia ini. Yuk kita sama- sama dukung terus perkembangan olahraga Sepak bola putri maupun putra di Indonesia.