Sepak Takraw Permainan Olahraga Asli dari Asia Tenggara

Siapa yang tidak tahu jenis olahraga bola? Semua orang tentu tahu jenis olahraga yang satu ini, mulai dari sepak bola, bola voli, bola basket, hingga sepak takraw. Olahraga sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Selain untuk pemenuhan kebutuhan jasmani, olahraga yang menyenangkan juga dapat memenuhi kebutuhan rohani kita. Tahukah kamu ada olahraga bola yang berasal dari Asia Tenggara dan sudah ada sejak masa kerajaan-kerajaan dulu?

Sepak Takraw

Olahraga sepak takraw memiliki keunikannya sendiri, tidak seperti olahraga bola lainnya. Sepak takraw merupakan kombinasi atau gabungan dari olahraga bola voli dan sepak bola. Jika bola voli olahraga yang memantulkan bola dengan kedua tangan, sepak takraw memantulkan bola dengan kakinya.

Jika sepak bola menggiring bola dengan kaki untuk memasukkan bola ke gawang, sepak takraw memantulkan bola kedepan untuk melewati net ke daerah lawan.

Benarkah olahraga Sepak Takraw berasal dari Asia Tenggara? Ya. Olahraga yang satu ini merupakan peninggalan budaya dari masa kerajaan-kerajaan yang ada di Asia Tenggara.

Sepak Takraw berasal dari zaman kesultanan Melayu pada sekitar abad 7 Masehi, olahraga ini pertama kali dimainkan pada abad ke15 dan dikenal dengan nama Sepak Raga. Negara yang merupakan penemu olahraga ini adalah Negara Malaysia dan Tahiland.

Sepak berasal dari bahasa Malaysia yang berarti menendang dan Takraw berasal dari bahasa Thailand yang berarti bola yang dianyam. Olahraga ini mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1970an.

Permainan Sepak Takraw

Setiap bidang olahraga memiliki peraturannya sendiri, begitu juga dengan Sepak Takraw. Dalam permainan Sepak Takraw bola yang dimainkan tidak boleh menyentuh tanah atau lantai, selain itu harus dimainkan dengan kaki. Unik bukan?

Namun, saying sekali karena olahraga yang satu ini kurang diminati oleh banyak orang, karena permainannya yang sulit dan cenderung mudah mengalami cidera.

Berbeda dengan olahraga bola pada umumnya yang menggunakan bola berbahan dasar karet yang cenderung lentur dan mudah memantul. Bahan dasar bola yang digunakan pada olahraga Sepak Takraw adalah rotan yang berlapis sejumlah 9 atau 11 lilitan dan kemudian dianyam berbentuk bulat.

Permainan ini dimainkan oleh 2 tim, masing-masing tim dimainkan oleh oleh 3 orang pesepak dan dilengkapi 2 orang cadangan. Lapangannya berbentuk persegi panjang dengan dilengkapi tiang net ditengah sebagai pembatasnya.

Lapangan yang digunakan dalam Sepak Takraw juga memiliki aturannya sendiri sehingga permainan dapat berlangsung sesuai dnegan peraturannya. Pada masa kini olahraga Sepak Takraw sudah banyak dimainkan diberbagai jenis perlombaan, seperti Asian Games. Pada Asia Games 2018, regu putra Sepak Takraw Indonesia berhasil menyumbangkan emas bagi Indonesia.