Ini Dia Pengaruh Gadget Bagi Kehidupan Manusia

Tak terasa, kini kita telah sampai pada Era, dimana semua benda yang kita temui adalah canggih, seringkali kita sebut sebagai “Era Digital”. Nah, tak terkecuali ponsel atau istilah kerennya “gadget”, sebagai salah satu alat canggih yang telah menjadi kebutuhan pokok manusia saat ini.

Dengan segala fasilitas yang ada, informasi dapat kita akses dengan lebih mudah, kita dapat memuat berbagai macam fenomena yang terjadi kemudian mengeksposnya ke seluru dunia. Jadi, tak heran bila gadget sudah sangat lekat dengan kehidupan manusia.

Pada dasarnya, manusia merupakan makhluk sosial yang tak bisa lepas dari interaksi dengan manusia lain di lingkungannya. Untuk memenuhi segala kebutuhan, manusia dirasa perlu untuk hidup dalam satu lingkup masyarakat serta terlibat dalam sebuah komunikasi, sebagai hubungan timbal balik antara keduanya.

Sederhananya, komunikasi bisa kita jabarkan sebagai interaksi antara dua orang atau lebih untuk saling memberi pesan atau informasi. Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang dapat dimengerti dan diterima oleh orang lain. Hal ini didukung oleh Wiryanto (2006: 32)

Gadget telah berevolusi dari masa ke masa, merupakan benda yang tak lekang seiring berjalannya waktu. Selalu berkembang dengan merk dan versi yang beragam. Lalu bagaimana pengaruh gadget bagi kehidupan manusia saat ini?

Mari kita telusuri lebih lanjut. Menurut jurnal Kehumasan, kemajuan dibidang teknologi adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa kita hindari. Kemajuan dibidang teknologi ini sangat membantu para siswa untuk mencari informasi dan ilmu pengetahuan dengan mudah dan cepat.

Perkembangan teknologi ternyata sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia, seperti halnya kegiatan jual beli yang saat ini banyak dilakukan melalui gadget dan biasa disebut “Online Shop”.

Jadi bisa dibilang ini adalah toko atau pasar yang diadakan di dunia maya, dan kita hanya perlu memesan barang yang kita inginkan kemudian kita bisa membayarkannya lewat ATM atau sejenisnya, setelah itu kita tinggal menunggu pesanan datang beberapa hari setelahnya, dan proses pengiriman barang pun dilakukan melalui paket JNE atau semacamnya.

Nah, dari sini kita bisa tahu, bahwa gadget sejatinya diciptakan untuk mempermudah pekerjaan seseorang, mempermudah sistem kerja manusia. Pekerjaan menjadi cepat terselesaikan dan hasilnya pun sesuai dengan yang kita harapkan.

Kemudian, disisi lain gadget juga bisa memberikan hal-hal yang positif seperti yang sering kita dengar “gadget merupakan alat canggih yang dapat menghubungkan siapapun yang jauh menjadi dekat”, bukan hanya dihati saja tetapi juga dihadapan kita dengan sederet aplikasi-aplikasi yang memudahkan kita melakukan hal tersebut.

Namun, kedekatan ini seringkali membuat kita lupa akan orang-orang disekitar kita, kepribadian ini seringkali kita sebut sebagai sikap introvert. Salah satu sikap yang sebenernya kurang baik jika dibiarkan terus menerus.

Sikap introvert ini merupakan satu dari tiga macam pola kepribadian. Nah, mereka yang memiliki kepribadian introvert ini cenderung terfokus pada dunia mereka sendiri, seperti pikiran, perasaan dan juga moody yang berasal dari dalam diri (internal) mereka yang sulit mereka lepaskan.

Mereka lebih suka menikmati kesendirian daripada melakukan stimulasi atau bergaul dengan orang-orang sekitar. Ada masa-masa tertentu mereka berinteraksi dengan manusia lain namun cenderung sangat jarang.

Seperti contoh, mereka lebih suka bermain game, atau bermain gadget di dalam kamar daripada harus bermain bersama teman sebayanya atau sekadar berbincang bersama keluarga, dsb.

Nah, dalam upaya pencegahannya, tentu kita perlu mengatur pola pikir dan juga perasaan yang lebih terbuka, agar tidak hanya terpaku pada internalitas yng ada dalam diri kita tetapi juga eksternalitas seperti membiasakan diri untuk ikut bergabung dan berbincang bersama keluarga, sahabat, dan juga orang lain yang ada disekitar kita.

Organisasi atau Komunitas yang ada juga bisa menjadi sarana yang cukup efektif untuk membantu menghilangkan sikap introvert yang ada pada diri seseorang karena pengaruh gadget dalam kehidupan sehari-hari.